Mediahavefun.com – Penyanyi Igo Pentury kembali menghadirkan karya terbaru melalui single berjudul “Mengalahkan Egoku”. Lagu ciptaan Doadibadai atau Badai ini mengangkat kisah tentang cinta, kedewasaan, dan keberanian mengesampingkan ego demi menjaga hubungan yang berharga.
Mengusung genre Indonesian pop ballad, lagu ini membawa pesan bahwa cinta tidak selalu tentang siapa yang benar atau siapa yang harus menang. Ada kalanya seseorang perlu belajar mendengarkan, memahami, bahkan mengalah demi mempertahankan sesuatu yang lebih berarti.
Kolaborasi Igo dengan Badai menjadi daya tarik tersendiri dalam single ini. Musisi yang dikenal lewat karya-karya pop ballad dan kiprahnya bersama Kerispatih tersebut menghadirkan lagu dengan cerita emosional yang memberikan ruang bagi karakter vokal Igo untuk lebih menonjol.
Dengan suara yang kuat dan penuh penghayatan, Igo menyampaikan pesan lagu melalui interpretasi yang dekat dengan pengalaman banyak orang.
Menariknya, pesan “Mengalahkan Egoku” tidak hanya berbicara tentang hubungan romantis. Lagu ini juga relevan dengan kehidupan keluarga, persahabatan, hingga hubungan antarmanusia.
Sebab, mengalah tidak selalu berarti kalah. Dalam situasi tertentu, keputusan untuk menurunkan ego justru menjadi bentuk kedewasaan dan keberanian untuk memahami orang lain.
Sejak dikenal sebagai juara Indonesian Idol 2010, Igo Pentury terus membangun perjalanan musikalnya dengan karakter vokal yang kuat, terutama dalam membawakan lagu-lagu emosional.
Melalui single terbarunya ini, penyanyi asal Ambon, Maluku, tersebut kembali menghadirkan karya yang mengedepankan kekuatan cerita dan kedekatan emosional dengan pendengar.
Perilisan “Mengalahkan Egoku” turut didukung PT Motorel Musik Indo sebagai label dan manajemen musik yang menaungi karya tersebut.
Melalui semangat Music Driven by Passion and Fairness, Motorel Musik Indo berkomitmen mendukung perjalanan kreatif musisi dengan mengedepankan kecintaan terhadap musik dan prinsip keadilan.
Pada akhirnya, “Mengalahkan Egoku” mengingatkan bahwa cinta bukan semata-mata tentang siapa yang menang, melainkan tentang kesediaan untuk saling memahami dan menjaga sesuatu yang layak diperjuangkan bersama.



