Opening Ceremony Pekan Sinema Japan 2018 Memperlihatkan Hubungan Diplomatik Jepang Indonesia

219

Mediahavefun.com, Jakarta. Film adalah media yang memungkinkan kita untuk memahami perbedaan budaya, seperti halnya ditahun 2016 The Japan Foundation, telah diselenggarakan Japanese Film Festival ( JFF ) di Indonesia sejak tahun 2016 lalu. Dan ditahun 2018 ini, diadakan kembali Pekan Sinema Japan 2018 yang diselenggarakan berkat kerjasama antara The Japan Foundation bersama dengan Agency For Cultural Affairs sebagai perayaan 60 hubungan diplomatik Jepang dengan Indonesia.

Kegiataan Pekan Sinema Japan 2018 yang berlangsung diselenggarakan dibeberapa kota besar di Indonesia seperti Makasar 23 – 25 November 2018 di CGV Daya Grand Square, Yogyakarta 27 November – 4 Desember 2018 bekerjasama dengan Jogja – NETPAC Asian Film Festival, Jakarta 7 – 16 Desember 2018 di CGV Grand Indonesia Bekerjasama dengan Pekan Sinema Japan dan terakhir di Bandung 21- 23 Desember 2018 di CGV 23 Paskal Shopping Center.

Khususnya di Jakarta, pembukaan Pekan Sinema Japan 2018 ( Japan Cinema Week in Indonesia 2018 ) pada tanggal 7 Desember 2018 dihadiri oleh banyak tamu – tamu Kedutaan Japan, Brand Ambasador, Tamu VIP, Aktris, Aktor dan pihak – pihak Agency. Acara Opening Ceremony yang dimulai jam 15.00 bertempat di Studio Joy 1 berlangsung meriah karena banyak warga Indonesia sangat antusias dalam acara tersebut, kegiaatan yang diawali dengan penampilan Aya-san bermain biola asal Japan yang sangat popular di negerinya dan juga pernah tampil di Indonesia mengisi acara Ennichisai tahun lalu.

Setelah itu di isi dengan sambutan – sambutan seperti:

Toshiyo Naito dari Agency For Cultural Affairs sebagai perwakilan event diantaranya mengatakan bahwa ditahun 2018 ini, ditampilkan 40 Film Japan dari berbagai Genre, dimulainya opening pemutaran film One Cut Of The Dead dan nanti akan di akhiri dengan pemutaran film The Man From Sea pada hari Minggu tanggal 16 Desember 2018. Film bisa digunakan sebagai pertukaran budaya mempererat hubungan di kedua negara seperti Japan dan Indonesia, khususnya dibagian animasi disana ditampilkan berbagai bidang aspek kehidupan, kebudayaan dan kesenian yang akan mempererat hubungan di kedua negara dan terakhir saya mengucapkan terimakasih kepada kementrian pendidikan dan kebudayaan.

Hiroko Tsuka sebagai Executive Vice President, memberikan sambutan nya diantaranya: “Jika kalian merasa terlewatkan dalam pemutaran film Japan ini, kalian bisa hadir untuk menonton di Bandung disana akan diadakan pemutaran film yang sama seperti di Jakarta. Dan kami akan selalu berusaha memperat hubungan  Indonesia dan Japan dengan pertukaran kebudayaan dan kesenian”.

Keiichu Ono sebagai Minister Deputy Chuef Of Mission mengatakan “ Kami sangat senangdan gembira bisa mengadakan acara ini sekaligus memperingati 60 tahun kerjasama Indonesia dan Japan. Acara ini merupakan acara terbesar di Asia Tenggara, kami berharap bisa menarik minat warga Indonesia untuk mempelajari kebudayaan Japan melalui pemutaran film ini”.

Ibu Dian Sri Nursi, M.SI sebagai bidang pengendalian dan perizinan film mengatakan: “Suatu kebanggaan bisa ikut ambil andil dalam kesuksesaan acara ini dibidang perfilman, film sangat efektif dalam penyampaian gagasan maupun ide kebudayaan. Hingga tercatat ditahun 2018 ini rumah produksi Indonesia sudah mencapai 50 pekerja film Japan yang mengadakan pengambilan gambar di Indonsia, sekitar 295 crew Japan film yang datang dalam memproduksi film di Indonesia”.

Setelah sambutan maka saatnya giliran Brand Ambasador memberikan sambutan dianataranya Haruka Nagawa sebagai Duta Diplomatik 60 Tahun persahabatan Indonesia dan Japan, ia merekomendasikan untuk menonton film One Cut of The Dead karena film ini sangat terkenal di Japan dan Veloxe Vexia sebagai Duta Ambasador Pekan Sinema Japan 2018 merekomendasikan film The Man From of The Sea karena film ini keseluruhan nya pembuatan film nya berada di Indonesia terutama di Aceh.

Kegiataan Pekan Sinema Japan 2018 di Indonesia ini merupakan acara terbesar di Asia Tenggara. Karena  diikuti sekitar 40 Film Japan yang langsung didatangkan dari negeri Sakura, dari film – film masa lampau hingga fim terbaru. Film yang diputar di Indonesia mengambil beberapa tema seperti New J Director, New J Film, “Samurai” Historikal, “Kira – Kira” teen, “ Tokusatsu” Special Effects dan Documentary.

Dalam pembukaan Opening Ceremony dihadirkan (cast) para pemain film One Cut OF The Dead diantaranya yaitu Harumi Shuhama, Yoshiko Takehara, Kazuaki Nagaya dan Sakina Asamori, dan juga untuk di bagian film The Tokyo Night Sky Is Always The Densest Shade Of Blue dihadirkan pemain film nya yaitu bernama Shizuka Ishibashi.

Diakhir opening ceremony para pemain film dan brand ambassador diberikan hadiah berupa boneka orang utan dan pemutaran film One Cut Of The Dead [AFZ]