Semarak Teater Enjuku di Kedutaan Besar Japan

198

Mediahavefun.com – Jakarta. Teater adalah proses pemilihan teks atau naskah, penafiran, penggarapan, penyajian atau pementasan dan proses pemahaman atau penikmatan dari public atau audience (bisa pembaca, pendengar, penonton, pengamat, kritikus atau peneliti) dengan istilah kata lain adalah drama.

Tepat pada tanggal 13 oktober 2018, beralamat Kedutaan Besar Jepang di Indonesia Jl. M.H. Thamrin 24 Jakarta Pusat (10350), mengadakan teater ENJUKU yang ke dua kali mereka tampil disini dalam rangka mempererat hubungan diplomatic yang ke 60 tahun dikedua nergara antara negara Indonesia dan negara Japan. Acara yang dimulai di jam 14.00 WIB di lantai 2, sekitar 200 audiens mengikuti acara teater Enjuku dari berbagai kalangan seperti dari komunitas, mahasiswa bahkan sampai tingkat penjabat ikut serta memeriahkan acara tersebut.

Kegiataan yang mengawali dengan mendata para audiens dan disertai memberikan berupa brosur  dan testimony untuk memperkenal teater enjuku, sebelum acara dimulai para panitia memberikan plastic hitam untuk menyimpan alas kaki, dipemberitahukan juga selama acara tester Enjuku ini dilarang makan, minum, dan menerima telepon yang bisa menyebabkan kegaduhan dalam proses acara Enjuku tersebut.

Setelah diberikan hal – hal yang dilarang, para mc memperkenalkan semua pemeran teater Enjuku ini dengan memakai dua Bahasa yaitu bahasa Japan dan bahasa Indonesia, setelah itu penampilan Tekiya, penampilan pertama yang menceritakan tentang keadaan suasana dipasar, yang dimana para penjualan menampilkan kemampuan dalam memprosikan dagangannya diantara barang – barang dijual ialah cabai, minyak dan juga pisang. Para penjualan dan para pembeli saling beradu menawarkan harga yang pasti untuk menyampai kesepakatan, dengan semua percakapan memakai bahasa Japan untuk menterjemahkan kalimat yang diucapkan ada sebuah layar disebelah kanan dekat dengan operator sound system.

Setelah penampilan tersebut, lalu muncul penampilan kagura menceritakan tentang peperangan melawan kejahatan disebuah kerajaan. dengan akhir pemeran kejahataan memakai topeng Shinigami.

Lalu Kappore meneritakan tentang tarian kappore di laut yang diperankan 4 orang wanita, Nankin Tamasudare menceritakan permanian bambu yang dibisa dibuat seperti jembatan, ikan dan lain – lain dengan pemeran utama laki – laki dan dengan disemangatkan oleh para wanita – wanita, Kenbu ialah tarian pedang diperankan 3 orang laki – laki dengan memakai senjata katakana asli. setelah penampilan tersebut pemeran mengajarkan diberi sedikit teknik cara seperti memakai tali dibaju tradisional.

Rakubo Penampilan seorang komedi yang menceritakan seorang anak laki –  laki yang nama yang sangat sangat panjang. yang dimana menceritakan anak – anak menjalani kehidupan sehari – harinya. Penampilan ini merupakan penampilan tunggal seorang laki – laki, yang sangat membutuhkan keahlian dalam penghafalan nama seroang anak yang sangat panjang yang harus lancar dalam penyampaian bahasa Japan. Kabuki menceritakan tentang balas dendam antara 2 orang saudara kakak beradik. Dimana salah satu pemerannya memakai baju tradisional Japan yang beratnya sampai 2o Kg.

Perlu dipahami semua teater Enjuku ini diajarkan oleh orang Japannya langsung. Dalam waktu yang sangat lama untuk lancar dalam melakukan pemerannya disetiap sesi. Terakhir para mc mengajak para audiens untuk menyanyikan dua lagu, dengan memakai bahas Indonesia dan Japan.setelah itu diadakan sesi foto bersama dengan pemerannya.[AFZ]