Himawari, Bunga Musim Panas di Jepang

159

Jepang adalah negara yang mempunyai empat musim, yaitu musim gugur, musim dingin, musim semi, dan musim panas. Sebenarnya sebelum masuk musim panas, Jepang juga mempunyai musim hujan, di sekitar bulan Juni sampai pertengahan bulan Juli. Barulah setelah musim hujan selesai masuklah musim panas. Tiap musim di Jepang, mempunyai perubahan alam, dan ciri khas nya masing-masing. Di bulan Agustus sekarang Jepang sedang menghadapi panasnya musim panas. Musim panas di Jepang sangatlah panas. Biasanya orang-orang Jepang pergi ke pantai atau mendaki gunung. “Matsuri” atau Festival juga biasanya banyak di gelar saat musim panas, tapi tahun ini banyak acara di batalkan karena Pandemik Corona. Tetapi bagi kita yang tinggal di Jepang, kita bisa menikmati indahnya Bunga Matahari yang dalam bahasa Jepang di Sebut “Himawari”. “Himawari” merupakan salah satu ciri khas musim panas di Jepang.

Foto oleh Mei, diambil di Kasukabe, Saitama, Jepang.

“Himawari” di Jepang mempunyai makna Cahaya, Kecantikan, dan Juga Kehormatan. “Himawari” bisa mekar sempurna saat terpapar banyak cahaya matahari. Orang-orang Jepang sendiri pun, menanam “Himawari” ini di rumah-rumah mereka. Jadi saat melewati jalan-jalan di Jepang, kita pun bisa menikmati mekar nya “Himawari” ini.

Kalau ingin menikmati kawanan “Himawari”, ada salah satu tempat terkenal di Jepang yaitu “Himawari no Sato”. Disebut bahwa “Himawari no Sato” merupakan Ladang bunga “Himawari” terbesar di Jepang. Lokasi nya berada di Hokoryu Hokkaido. Jadi ingin mencoba kesana ya.

Foto diambil dari website https://www.his-travel.co.id/blog/article/detail/himawari-no-sato-ladang-bunga-matahari-terbesar-di-jepang