Bawa Pesona Jalan Braga, SHAFIRA dan Pemkot Bandung Hadirkan Fashion Drama di IFW 2018

0
102

www.mediahavefun.com – sejak 1989, SHAFIRA selalu menjadi trend – setter dan melekat di hati pecinta look simpel dan elegan, apalagi di masa jelang lebaran. menutup bulan maret 2018, SHAFIRA kembali mempersembahkan koleksi terbaru di ajang bergengsi, Indonesia Fashion Week (IFW). banyak fashion show menarik yang ditunggu di event itu, namun keterlibatan SHAFIRA, sebagai brand busana muslim premium untuk kelima kalinya ini menjadi suatu pembuktian eksistensi perkembangan hijab negeri ini yang selalu update menginspirasi wanita muslimah.

Pada koleksi IFW 2018 SHAFIRA bersinergi dengan Pemerintah Kota Bandung, yang menampilkan 50 koleksi busana muslimah High-End dengan mengusung tema NGABARAGA. Menurut “Kuncen bandung”, Alm. Haryanto Kunto, Asal muasal kata Braga berasal dari bahasa Sunda “Ngabaraga” yang artinya tempat untuk bergaya, nampang, atau nongkrong. Dimasa silam, kawasan Braga menjadi pusat perbelanjaan paling bergengsi se-Nusantara pada tahun 1920, Pada tahun tersebut terdapat rumah-rumah mode eksklusif dengan mengusung model fashion terbaru di Paris. Dan inilah asal mula Bandung dinobatkan sebagai Paris Van Java.

Didukung oleh Pemerintah Kota Bandung, sinergi SHAFIRA diharapkan dapat mendukung aspirasi pengembangan ekonomi kreatif yang kini berfokus pada 4F, yaitu bidang Fashion, Food, Folk dan Film. Kami membawa misi untuk mengenalkan perkembangan peradaban di Kota Bandung dan prestasi perubahan atas kerja keras semua pihak’ ujar Ibu kenny Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung.

Ibu Feni Mustafa, Founder dari SHAFIRA Corporation memaparkan bahwa SHAFIRA secara konsisten menghadirkan tren mode berbeda dengan mengangkat budaya Indonesia. “Visi dari SHAFIRA adalah menjadi kiblat di seluruh negeri”. Di gelaran IFW kali ini, ternyata SHAFIRA akan memberikan persembahan koleksi tenun sutera garut dan aplikasi beads bunga dimana bandung terkenal sebagai Kota Kembang. Ibu Feny Mustafa menjelaskan bahwa show kali ini disuguhkan berbeda dari show yang pernah ada. Fashion show akan diset seperti lorong waktu nuansa 1920’s – 1930’s hingga pesona braga yang modern dimasa sekarang. Feni Mustafa juga menambahkan, koleksi NGABARAGA memiliki style distinctive androginy dengan warna natural yang cerah seperti biru langit, white creme, pink senja dan hijau tosca. Dari total 60 koleksi, set warna akan dibagi 4 sequence dengan masing-masing sequence membawa kisah alegori tersendiri, yaitu Braga silam, Braga kini, Gumeulis Braga, Bagja braga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here